Memahami ESG Score & Sustainability Performance Perusahaan

  • Levner Consulting
  • September 16, 2026
  • SNE

Dalam beberapa tahun terakhir, tren ESG di Indonesia menjadi salah satu perhatian penting bagi perusahaan yang ingin memperkuat daya saing dan meningkatkan kepercayaan stakeholder.

Sustainability performance perusahaan kini tidak hanya dinilai dari keberadaan program lingkungan atau sosial, tetapi juga dari bagaimana perusahaan mengelola risiko ESG, membangun tata kelola keberlanjutan, mengukur dampak, serta menyediakan data dan disclosure yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi perusahaan yang beroperasi dalam ekosistem bisnis global, kemampuan untuk memahami posisi ESG menjadi semakin penting. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah melakukan evaluasi ESG performance melalui ESG Shadow Rating dengan mengacu pada benchmark ESG global.

Memahami ESG Performance dalam Konteks Bisnis Indonesia

ESG (Environmental, Social, and Governance) merupakan pendekatan yang digunakan untuk mengevaluasi bagaimana perusahaan mengelola aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam menjalankan bisnis.

Dalam praktiknya, perusahaan tidak hanya perlu memiliki berbagai inisiatif sustainability, tetapi juga perlu memastikan bahwa inisiatif tersebut:

  • memiliki strategi dan governance yang jelas;
  • didukung oleh kebijakan dan proses bisnis;
  • memiliki indikator pengukuran;
  • memiliki data serta evidence yang terdokumentasi;
  • mampu dikomunikasikan melalui sustainability disclosure.

Hal tersebut membuat ESG menjadi lebih dari sekadar program keberlanjutan. ESG menjadi bagian dari bagaimana perusahaan mengelola risiko dan menciptakan nilai jangka panjang.

Mengenal ESG Score sebagai Benchmark Sustainability Performance

Salah satu referensi global dalam melakukan evaluasi ESG performance adalah S&P Global ESG Score.

S&P Global ESG Score merupakan salah satu framework penilaian yang digunakan untuk mengevaluasi bagaimana perusahaan mengelola berbagai aspek keberlanjutan.

Penilaian ESG Score tidak hanya melihat komitmen perusahaan terhadap sustainability, tetapi juga mencakup berbagai aspek seperti:

  • strategi dan governance ESG;
  • pengelolaan risiko lingkungan;
  • pengembangan human capital;
  • ethical business practices;
  • transparansi dan sustainability disclosure.

Melalui pendekatan tersebut, perusahaan dapat memperoleh gambaran mengenai tingkat kesiapan sustainability dibandingkan dengan ekspektasi benchmark global.

Baca Juga: Mengapa Penerapan ESG Penting untuk Perusahaan?

Tantangan Perusahaan dalam Meningkatkan ESG Readiness

Meskipun banyak perusahaan di Indonesia telah menjalankan berbagai program ESG, masih terdapat beberapa tantangan dalam memastikan kesiapan terhadap assessment ESG.

Beberapa tantangan yang umum ditemukan antara lain:

1. Program ESG belum terintegrasi dengan strategi bisnis

Perusahaan telah memiliki berbagai inisiatif sustainability, namun belum seluruhnya terhubung dengan target strategis dan indikator kinerja yang terukur.

2. Data dan evidence ESG belum terdokumentasi secara optimal

ESG assessment membutuhkan bukti implementasi yang jelas. Tanpa dokumentasi yang memadai, berbagai inisiatif yang telah dilakukan dapat sulit menunjukkan dampaknya.

3. Perusahaan belum mengetahui posisi ESG maturity

Tanpa evaluasi awal, perusahaan sulit mengetahui area ESG yang sudah kuat maupun aspek yang masih membutuhkan peningkatan.

Karena itu, perusahaan membutuhkan pendekatan assessment yang dapat memberikan gambaran awal mengenai posisi ESG saat ini.

ESG Shadow Rating: Pendekatan untuk Membangun ESG Readiness

ESG Shadow Rating merupakan pendekatan simulasi assessment yang membantu perusahaan memahami bagaimana posisi ESG mereka apabila dinilai menggunakan framework ESG rating global.

Melalui ESG Shadow Rating, perusahaan dapat memperoleh insight mengenai:

  • baseline ESG performance;
  • tingkat kesiapan terhadap ESG assessment;
  • gap terhadap kriteria penilaian;
  • area prioritas peningkatan sustainability performance.

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan melakukan perbaikan secara lebih terarah sebelum menghadapi proses assessment eksternal.

Pendampingan ESG Shadow Rating untuk Perusahaan Indonesia

Sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan sustainability performance perusahaan, PT DGI Levner Consulting mendampingi beberapa perusahaan dalam ekosistem KAI Group, yaitu:

  • PT KAI Wisata;
  • PT Railink (KAI Bandara);
  • PT Reska Multi Usaha (KAI Services).

Pendampingan dilakukan melalui pendekatan ESG Shadow Rating Assessment dengan benchmark S&P Global ESG Framework.

Tujuan assessment ini adalah membantu perusahaan memahami posisi ESG saat ini serta mengidentifikasi peluang peningkatan menuju praktik sustainability yang lebih matang.

Pendekatan Levner dalam ESG Shadow Rating Assessment

Dalam melakukan ESG Shadow Rating Assessment, Levner menggunakan pendekatan terstruktur yang mencakup:

1. ESG Criteria Understanding & Mapping

Melakukan pemetaan indikator ESG berdasarkan framework assessment yang digunakan untuk memahami area penilaian dan ekspektasi benchmark.

2. Current State Assessment

Melakukan evaluasi terhadap kondisi aktual perusahaan, termasuk praktik sustainability, kebijakan, data, serta evidence yang tersedia.

3. ESG Gap Identification

Mengidentifikasi gap antara kondisi perusahaan saat ini dengan kriteria benchmark ESG.

4. Improvement Recommendation

Menyusun rekomendasi strategis yang dapat menjadi dasar perusahaan dalam meningkatkan ESG readiness.

Dari ESG Assessment Menuju Sustainability Improvement Roadmap

ESG Shadow Rating bukan hanya menghasilkan nilai atau skor. Nilai utama dari assessment terletak pada bagaimana perusahaan memahami posisi saat ini dan menentukan langkah peningkatan yang tepat.

Melalui proses assessment, perusahaan dapat memperoleh:

✓ Gambaran tingkat kesiapan ESG saat ini
✓ Identifikasi area ESG yang telah berjalan baik
✓ Pemahaman terhadap gap sustainability performance
✓ Prioritas peningkatan berdasarkan hasil assessment

Dengan pendekatan berbasis data dan benchmark global, perusahaan dapat membangun strategi ESG yang lebih terarah, terukur, dan relevan dengan kebutuhan bisnis jangka panjang.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan ESG Score?

ESG Score adalah nilai atau hasil penilaian yang menggambarkan performa perusahaan dalam mengelola aspek ESG berdasarkan kriteria atau framework assessment tertentu.

Apa manfaat ESG Shadow Rating bagi perusahaan?

ESG Shadow Rating membantu perusahaan memahami posisi ESG saat ini, mengidentifikasi gap terhadap benchmark, serta menentukan area prioritas untuk meningkatkan sustainability performance.

Apakah ESG Shadow Rating sama dengan ESG Rating?

Tidak. ESG Shadow Rating merupakan simulasi assessment untuk membantu perusahaan memahami kesiapan sebelum mengikuti proses penilaian ESG eksternal.

Mengapa perusahaan perlu melakukan assessment ESG?

Assessment ESG membantu perusahaan mengetahui tingkat maturity keberlanjutan, memperkuat pengelolaan risiko, meningkatkan transparansi, serta mempersiapkan perusahaan menghadapi ekspektasi investor dan stakeholder.

esg rating consultant

Ingin Bisnis Anda Lebih Terstruktur & Tersertifikasi?

Tim ahli kami siap bantu Anda capai standar terbaik untuk bisnis Anda.

Konsultasi Sekarang