Dipercaya oleh 100+ klien dari Pemerintah, Swasta, dan BUMN di Indonesia
















ESG adalah singkatan dari Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola). Tujuan dari ESG adalah menciptakan kemakmuran yang inklusif, distribusi sumber daya yang adil, lingkungan hidup yang sehat bagi manusia, serta alam yang lestari—untuk generasi sekarang dan mendatang.
Masing-masing komponennya:
– Environmental (Lingkungan): mencakup konsumsi energi perusahaan, limbah yang dihasilkan, serta penggunaan sumber daya. Termasuk di dalamnya isu emisi karbon dan perubahan iklim.
– Social (Sosial): mencakup hubungan perusahaan dengan karyawan, komunitas, dan mitra eksternal. Termasuk isu keberagaman, inklusi, hak asasi manusia, dan hubungan industrial.
– Governance (Tata Kelola): mencakup sistem, kebijakan, dan prosedur internal yang digunakan perusahaan untuk mengambil keputusan, mematuhi hukum, dan memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan.
Saat ini, pelaporan ESG bersifat sukarela, belum diwajibkan secara hukum di sebagian besar yurisdiksi. Namun, tren global menunjukkan peningkatan pengawasan regulatif. Beberapa lembaga dan standar penting yang perlu diperhatikan antara lain:
– Global Reporting Initiative (GRI)
– Sustainability Accounting Standards Board (SASB)
– International Integrated Reporting Council (IIRC)
– Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD)
– International Sustainability Standards Board (ISSB)
– World Economic Forum – International Business Council (WEF-IBC)
ESG bukan sekadar isu perusahaan, tetapi sudah menjadi isu global dan lintas sektor. Regulasi di berbagai negara semakin bergerak untuk menjadikan prinsip ESG sebagai mandat hukum di masa depan. Perusahaan kini tidak hanya harus memenuhi standar finansial, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan yang mereka timbulkan.
Isu-isu utama yang terkait dengan ESG meliputi: Etika dan integritas bisnis Polusi dan emisi karbon Kesehatan dan keselamatan kerja Keragaman dan inklusi Tata kelola perusahaan Hak asasi manusia Privasi dan keamanan data Ketahanan bisnis terhadap krisis Risiko lingkungan dari produk atau operasional
ESG yang terintegrasi dalam manajemen risiko membantu perusahaan mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko secara proaktif. ESG tidak dapat berdiri sendiri—ia harus menjadi bagian dari strategi bisnis, proses M&A, operasional harian, dan penilaian risiko menyeluruh. Dengan budaya perusahaan yang mendukung keberlanjutan, maka kepatuhan terhadap regulasi dan ekspektasi investor pun bisa tercapai secara efektif.
Strategi ESG yang terstruktur dapat memberikan berbagai manfaat, baik yang bersifat tangible (nyata) maupun intangible (tidak langsung), seperti:
– Kinerja Finansial dan Operasional: membuka akses ke pasar dan pembiayaan hijau, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat daya saing jangka panjang.
– Dampak Lingkungan: mendukung transisi energi bersih dan efisiensi sumber daya.
– Hubungan dengan Investor: investor kini semakin mempertimbangkan aspek ESG sebelum berinvestasi.
– Budaya Kerja yang Positif: memperkuat semangat kerja, keberagaman, dan keterlibatan sosial karyawan.
– Pemanfaatan Teknologi: untuk pengumpulan dan pelaporan data ESG secara efisien.
– Efisiensi Biaya: ESG mendorong optimalisasi proses dan pengurangan risiko litigasi atau regulatif.
Levner siap mendampingi perusahaan Anda dalam menyusun, mengintegrasikan, dan melaporkan strategi ESG secara menyeluruh. Mulai dari baseline assessment, ESG roadmap, reporting, hingga pendampingan rating ESG dan integrasi dengan standar global seperti GRI, TCFD, atau ISSB.Hubungi tim kami untuk memulai perjalanan keberlanjutan bisnis Anda hari ini.
Berbasis Data dan Sains: Seluruh proses penyusunan strategi ESG didasarkan pada data aktual, baseline assessment yang terdokumentasi, dan analisis ilmiah terhadap kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Proses ini diperkuat dengan pendekatan materiality assessment, double materiality, serta benchmark terhadap standar internasional seperti GRI, TCFD, dan CDP.
Pendekatan Sistematis dan Terstruktur: Perencanaan dan implementasi ESG mengikuti tahapan logis: identifikasi isu material → penetapan target → integrasi ke strategi bisnis → pengukuran dan pelaporan → perbaikan berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan konsistensi antara strategi perusahaan dan nilai-nilai keberlanjutan yang diusung.
Efisiensi Biaya dan Dampak Positif Maksimal: Strategi ESG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kepatuhan, tetapi juga diarahkan untuk mengurangi risiko bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta menciptakan peluang inovasi yang berdampak pada profitabilitas jangka panjang. Evaluasi menggunakan analisis biaya-manfaat (CBA) dan potensi integrasi ke dalam green financing atau insentif ESG.
Integrasi ke Strategi Bisnis dan Tata Kelola: Praktik ESG dibangun agar terintegrasi langsung ke dalam struktur manajemen risiko, proses bisnis utama, serta kebijakan tata kelola perusahaan. ESG bukan aktivitas tambahan, melainkan landasan dalam pengambilan keputusan strategis, relasi investor, dan manajemen reputasi.
Konsultasi & Briefing
Diskusikan kebutuhanmu dan isi form singkat untuk memahami tujuan proyek.
Riset & Desain Awal
Kami analisis kompetitor dan mulai desain berdasarkan brief.
Review & Revisi
Hasil dikirim untuk dicek. Revisi bisa dilakukan hingga 2x (gratis).
Finalisasi & Handover
Setelah disetujui, kami kirimkan semua file atau publish langsung jika perlu.
Support Pasca-Proyek
Kami tetap terbuka untuk pertanyaan teknis atau tambahan kecil (sesuai paket).
Tim konsultan Levner berpengalaman dalam integrasi ESG lintas sektor dan standar internasional.
Semua analisis dan strategi ESG dibangun dari data perusahaan, hasil asesmen, dan standar global (GRI, TCFD, ISSB).
Kami mendampingi seluruh tahapan, dari perancangan, integrasi, hingga pelaporan dan audit ESG.
ESG bukan sekadar kewajiban kami bantu menjadikannya strategi yang meningkatkan reputasi, efisiensi, dan keunggulan kompetitif.
Fast Growth
Project Delivered
International Projects
Client Served
Project Distribution

Hubungi kami hari ini dan dapatkan panduan dari konsultan berpengalaman di bidang ESG dan pelaporan