Bagaimana Cara Menyusun Sustainability Report Standar GRI?

  • Admin
  • June 11, 2025
  • SNE

Pernah baca Sustainability Report (SR) tapi merasa bingung karena isinya yang kurang nyambung? Nah, ternyata SR ga bisa sembarangan disusun lho! Penyusunan SR ini ada standar khusus namanya GRI (Global Reporting Initiative). Standar ini menjadi acuan bagi perusahaan yang akan menyusun laporan menjadi lebih jelas, transparan, dan terpercaya. Contohnya, Asian Agri yang berhasil menyusun laporan sesuai standar ini dengan cerita yang kuat dan data lengkapnya. Eits, tapi bukan berarti cuma asal kasih data ya! Narasi yang mengalir itu penting biar pembaca nggak kabur. Yuk, simak gimana Asian Agri bikin Sustainability Report sesuai standar GRI, yang nggak cuma lengkap tapi juga mudah dipahami.

Kenapa Sustainability Report Perlu Mengikuti Standar GRI?

Mungkin kamu masih bingung kenapa menyusun SR harus sesuai standar khusus, salah satunya seperti standar GRI ini.

Jadi, standar GRI (Global Reporting Initiative) merupakan standar internasional yang memberikan pedoman bagi perusahaan yang harus melaporkan dampak Economy, Social, Environment (ESG). Standar ini biasanya digunakan oleh perusahaan yang akan menyusun sustainability report, dimana laporan ini akan disajikan kepada stakeholder yang bersangkutan, salah satunya adalah investor.

Sebagai salah satu stakeholder eksternal, publik saat ini sudah jauh lebih peduli dengan dampak dari produk yang mereka belanjakan, baik terhadap aspek sosial maupun lingkungan. Jadi, mereka nggak hanya mementingkan keunggulan atau kualitas produknya aja, tapi juga jauh lebih  “melek” dengan dampak sosial atau lingkungan sekitarnya.

Dengan menyusun sustainability report sesuai standar GRI, perusahaan bisa menyajikan laporan yang terstruktur, transparan, dan juga kredibel. Standar ini membantu perusahaan untuk memilih apa saja topik material yang berdampak secara signifikan bagi bisnis maupun stakeholdernya. Tak hanya itu, dengan standar GRI pula, perusahaan dapat menyusun laporan yang rapi, sistematis, serta dilengkapi narasi keberlanjutan yang terstruktur. Dampaknya pun akan dirasakan oleh perusahaan seperti trust, reputasi, dan akuntabilitas di mata publik maupun stakeholder, karena laporan keberlanjutan yang disusun kredibel.

Studi Kasus: Gimana Cara Asian Agri Menyusun SR Sesuai Standar GRI?

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan nasional di Indonesia yang bergerak di sektor minyak kelapa sawit. Berdiri sejak 1979, perusahaan Asian Agri kini tumbuh menjadi salah satu produsen minyak sawit terbesar di Asia, dengan fokus pada pengelolaan perkebunan secara berkelanjutan.

Tak hanya berorientasi pada produksi, Asian Agri juga menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan. Mulai dari memastikan ketertelusuran produk dari hulu ke hilir, hingga mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar melalui dukungan terhadap UMKM dan akses pendidikan yang lebih baik.

Melalui sustainability report Asian Agri, kita akan membahas bagaimana cara Asian Agri mencoba menerapkan prinsip-prinsip sustainability dalam praktiknya. Namun, apakah semuanya sudah sesuai dengan standar GRI? Yuk simak pembahasannya berikut ini!

Disclaimer: Studi kasus Asian Agri dalam artikel ini digunakan semata-mata untuk keperluan analisis dan pembelajaran bagi perusahaan lain dalam penyusunan sustainability report. Baca SR Asian Agri yang lengkap disini.

Kepatuhan Sustainability Report pada Standar GRI

Asian Agri menunjukkan komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan dengan mengadopsi standar khusus. Standar tersebut adalah standar GRI 2021 yang diakui secara internasional, dan prinsip AA1000 Accountability Standards (2018). Tidak hanya mengikuti standar, mereka juga cermat dalam memilih indikator yang relevan dan lengkap.

Sehingga, laporan menjadi lebih solid, jelas, dan mudah dipahami. Hal ini juga mencerminkan keseriusan Asian Agri dalam menyampaikan upaya keberlanjutan di bisnisnya secara transparan dan kredibel.

Mempertimbangkan Transparansi Data

Laporan keberlanjutan disajikan dengan transparan, dengan demikian pembaca bisa memahami secara langsung bagaimana proses data dikumpulkan dan diverifikasi. Penjelasan sumber data yang jelas dan terbuka menunjukkan setiap informasi yang tercantum pada laporan dapat dipertanggungjawabkan oleh Asian Agri. Sehingga, laporan yang disusun dapat membangun rasa kepercayaan dari pembaca.

 

Sustainability Report sesuai Standar GRI Lebih Fokus pada Isu Material

Asian Agri secara cermat menyoroti isu-isu utama yang benar-benar berdampak signifikan pada bisnis dan lingkungan sekitarnya. Mereka merincikan dengan seksama apa saja yang menjadi poin isu yang berkaitan dengan bisnisnya dari segi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Materiality assessment ini menjadi tahap krusial untuk memastikan bahwa strategi ESG Asian Agri tetap sejalan dengan relevansi bisnis dan perkembangan lanskap ESG.

Untuk bisa memahami konteks dengan lebih komprehensif, kamu bisa baca lebih lengkap sustainabillity report Asian Agri disini.  

Memastikan Keterlibatan Stakeholders

Laporan yang disajikan oleh Asian Agri cukup inklusif dengan mellibatkan berbagai pihak di dalamnya. Asian Agri memastikan adanya  keterlibatan dari setiap stakeholder yang bersangkutan, termasuk komunitas lokal. Pendekatan ini menunjukkan bahwa perusahaan tak sekadar mengejar capaian angka, tapi juga menaruh perhatian besar pada membangun hubungan dan kolaborasi yang berkelanjutan, sebagai fondasi kepercayaan jangka panjang.

 

Penyajian Visual yang Informatif 

 

Penggunaan grafik, tabel, dan ilustrasi yang menarik di dalam laporan membuat data yang kompleks menjadi jauh lebih mudah dipahami oleh pembaca. Visualisasi ini membantu pembaca untuk menagkap esensi dari isi laporan dengan lebih praktis.

 

Hal-Hal yang Perlu Ditingkatkan agar Sustainability Report Semakin Optimal

Masih banyak perusahaan yang menghadapi kendala atau kebingungan saat menyusun SR. Oleh karena itu, kita juga akan mencoba membahas beberapa hal yang menjadi highlight dalam menyusun sustainability report. Tak hanya itu, poin-poin ini juga bisa menjadi bahan evaluasi apakah SR perusahaan mu sudah optimal atau belum.

  1. Layout Informasi yang Kurang Sistematis
Salah satu kendala yang sering ditemui ketika perusahaan menyusun SR adalah layout informasi yang kurang sistematis. Informasi penting, seperti grafik data, sering tersebar di berbagai bagian laporan.

Grafik tersebut kadang harus dilihat di halaman dan kolom yang berbeda-beda, sehingga pembaca harus bolak-balik pindah halaman untuk mendapatkan gambaran yang utuh. Pembaca pun akan kurang nyaman untuk memahami isi laporan secara menyeluruh, dikarenakan tata letak yang kurang sistematis.

  1. Penyajian Data Kuantitatif yang Tidak Dilengkapi Narasi Kualitatif
Sustainability report menjadi kurang bermakna dan sulit dipahami pembaca secara utuh, jika data tidak dilengkapi penjelasan konteksnya. Data angka disampaikan tanpa memberikan narasi yang menjelaskan konteks di baliknya, seperti strategi perusahaan atau dampaknya terhadap sosial maupun lingkungan. Maka dari itu, setiap data kuantitatif yang ditampilkan, harus diikuti dengan narasi kualitatifnya.
  1. Narasi yang Kurang Mengalir dan Terhubung

Pembaca tentu akan merasa kebingungan jika narasi yang disampaikan terputus-putus dan kurang mengalir secara natural. Selain itu, data yang dipaparkan tanpa konteks narasi yang jelas, akan membuat pembaca kurang menangkap  konteks atau dampak dari capaian yang disampaikan. Jadi, penyusunan sustainability report nggak bisa dilakukan asal-asalan yaa! Perusahaan perlu memastikan bahwa laporan keberlanjutan yang disusun sesuai dengan standar, salah satunya standar GRI.

 

Siap Susun Sustainability Report yang Kredibel dan Berdampak?

Pada akhirnya, sustainability report yang baik bukan hanya soal lengkapnya isi konten, tapi juga bagaimana informasi disampaikan secara jelas, runtut, dan mudah dipahami. Laporan yang dikemas dengan baik akan lebih mudah membangun kepercayaan dan menunjukkan komitmen perusahaan secara nyata.

Kalau kamu ingin memastikan SR perusahaanmu sudah sejalan dengan standar GRI dan benar-benar mencerminkan praktik keberlanjutan yang otentik, Levner siap membantu. Mulai dari analisis materialitas, penilaian kinerja lingkungan dan sosial, sampai penyusunan laporan SR yang menarik dan informatif.

Levner bisa jadi partner strategis untuk perjalanan keberlanjutan perusahaanmu. Yuk, konsultasikan dengan expert kami sekarang!

Konsutlasi Penyusunan Sustainability Report Bersama Levner

Ingin Bisnis Anda Lebih Terstruktur & Tersertifikasi?

Tim ahli kami siap bantu Anda capai standar terbaik untuk bisnis Anda.

Konsultasi Sekarang