PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi keberlanjutannya melalui pelaksanaan ESG Shadow Rating Assessment bersama Levner Consulting.
Assessment dilakukan dengan mengacu pada S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2026 untuk sektor Construction & Engineering (CON) dengan mengevaluasi tiga dimensi utama ESG: Environment, Social, dan Governance.
Melalui assessment tersebut, Waskita berhasil memperoleh skor ESG sebesar 55,03%. Capaian ini menjadi pijakan bagi perusahaan untuk mengidentifikasi posisi saat ini sekaligus menentukan area peningkatan dalam memperkuat praktik keberlanjutan, tata kelola, dan daya saing perusahaan.
Shadow Rating sebagai Langkah Memperkuat Kesiapan ESG Waskita
Shadow rating adalah pendekatan assessment yang digunakan untuk memberikan gambaran terhadap posisi atau kesiapan perusahaan berdasarkan metodologi penilaian tertentu sebelum menghadapi assessment aktual.
Dalam project Waskita, shadow rating model mengacu pada S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2026 untuk sektor Construction & Engineering.
Assessment dilakukan melalui peninjauan terhadap ruang lingkup bisnis, data, serta informasi perusahaan yang dibandingkan dengan kriteria penilaian yang digunakan.
Dengan pendekatan ini, Waskita tidak hanya memperoleh gambaran skor ESG, tetapi juga dapat memahami area yang telah menunjukkan kinerja positif dan aspek yang masih memiliki ruang untuk ditingkatkan.
Baca Juga: Pahami Perbedaan Annual Report dan Sustainability Report
Dokumentasi: CEO Levner, Gugi Yogaswara (sebelah kiri) sedang menyampaikan hasil Shadow Rating ESG untuk PT Waskita Karya.
Waskita Berhasil Mencatat Skor ESG 55,03%
Hasil ESG Shadow Rating Assessment menunjukkan bahwa Waskita memperoleh skor keseluruhan sebesar 55,03%.
Penilaian tersebut berasal dari tiga dimensi utama ESG, yaitu:
- Environment: 10,32% dari bobot 33%
- Social: 23,78% dari bobot 33%
- Governance: 20,92% dari bobot 34%
Hasil ini memberikan baseline yang lebih terstruktur bagi Waskita untuk melihat posisi kinerja ESG berdasarkan area penilaian yang digunakan.
Lebih penting lagi, hasil assessment dapat menjadi dasar untuk menentukan prioritas peningkatan berikutnya. Karena ESG assessment seharusnya memang berujung pada improvement, bukan skor yang dipajang cantik di slide direksi lalu menjalani kehidupan damai di SharePoint. 😌
Dari Shadow Rating Menuju Transformasi Berkelanjutan
Bagi Waskita, pelaksanaan shadow rating menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat transformasi berkelanjutan.
Hasil assessment memberikan dasar untuk melanjutkan peningkatan pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola sekaligus memperkuat kesiapan perusahaan menghadapi ekspektasi sustainability yang terus berkembang.
Pendekatan tersebut juga membantu perusahaan mengubah proses ESG dari sekadar pemenuhan menjadi siklus peningkatan yang lebih sistematis:
Assessment → Gap Identification → Improvement → Monitoring → ESG Performance
Dengan demikian, hasil shadow rating bukan menjadi tujuan akhir, melainkan baseline untuk membangun langkah peningkatan berikutnya.
Pendampingan ESG Shadow Rating oleh Levner Consulting
Dalam pelaksanaan project ini, evner Consulting mendampingi Waskita Karya dalam proses ESG Shadow Rating Assessment yang mengacu pada S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2026 sektor Construction & Engineering.
Pendampingan membantu proses peninjauan ruang lingkup bisnis, data, dan informasi perusahaan untuk memberikan gambaran mengenai posisi ESG sekaligus area yang dapat menjadi fokus peningkatan.
Melalui hasil assessment tersebut, Waskita memiliki pijakan yang lebih terstruktur untuk melanjutkan penguatan implementasi ESG, tata kelola perusahaan, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi stakeholder.
Project ini sekaligus menunjukkan bagaimana shadow rating model dapat digunakan sebagai alat strategis, bukan hanya untuk mengetahui skor, tetapi untuk membantu perusahaan memahami gap dan mempersiapkan agenda peningkatan ESG secara lebih terarah.
Baca Juga: Perizinan Lingkungan melalui Penyusunan Dokumen UKL-UPL
Waskita Melanjutkan Langkah Menuju ESG yang Lebih Kuat
Capaian skor ESG 55,03% menjadi salah satu langkah Waskita dalam perjalanan transformasi keberlanjutan perusahaan.
Dengan memahami posisi pada aspek Environment, Social, dan Governance, perusahaan memiliki dasar yang lebih jelas untuk menentukan prioritas improvement dan memperkuat praktik ESG ke depan.
Melalui transformasi yang berkelanjutan, Waskita terus membangun daya saing sekaligus mendorong penciptaan nilai yang memberikan manfaat bagi perusahaan, masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang.

