Risiko-risiko ini mungkin terlihat sepele, tapi dampaknya besar terhadap kegagalan audit. Kalau tidak diantisipasi sejak awal, bukan hanya hasil audit saja yang bisa terganggu, tapi juga kelangsungan sertifikasi ISO perusahaanmu ke depannya.
Persiapan Audit Surveillance yang Efektif
Agar proses audit berjalan dengan lancar, penting untuk memahami apa saja yang perlu disiapkan perusahaan. Berikut ini beberapa langkah strategis yang membantu perusahaan meminimalisir temuan dan lebih siap menghadapi audit surveillance:
Cek Kelengkapan Dokumen
Pastikan mulai dari SOP, instruksi kerja, dokumen mutu, sampai bukti implementasi yang diminta oleh auditor semuanya tersedia dan versi paling up-to-date.
Review Implementasi SOP di Lapangan
Periksa apakah prosedur operasional yang berjalan di perusahaan sesuai dengan yang tertera di dokumen. Pastikan bahwa apa yang diimplementasikan di lapangan telah mengikuti prosedur dalam dokumen standar ISO.
Melakukan Audit Internal
Langkah ini berguna untuk mengukur sejauh mana kesiapan perusahaan. Dari hasil audit internal, perusahaan bisa mengidentifikasi apa yang masih perlu dibenahi sebelum audit surveillance tiba.
Pelatihan dan Briefing Tim
Terkadang bukan sistemnya yang bermasalah, tapi bisa jadi pemahaman tim yang masih kurang terkait peran dan tanggung jawabnya saat proses audit berlangsung. Jadi, jangan lupa untuk briefing, refresh training, atau bahkan simulasi wawancara biar tim lebih siap jawab pertanyaan auditor.
Intinya, persiapan audit surveillance yang matang bukan hanya berbicara soal dokumennya saja, tetapi juga bagaimana kesiapan tim dan implementasinya di lapangan. Perusahaan perlu benar-benar memastikan kesiapannya dari berbagai aspek, supaya perusahaan bisa lebih percaya diri saat audit nanti.
Peran Konsultan dalam Mendukung Keberhasilan Audit
Kalau ini adalah pertama kalinya perusahaanmu baru melakukan audit surveillance dan belum punya cukup waktu menyiapkan semuanya sendiri, berkolaborasi dengan konsultan bisa menjadi pilihan yang bijak.
Dengan pendampingan dari konsultan yang berpengalaman di bidangnya, perusahaanmu bisa lebih siap menghadapi audit surveillance melalui berbagai dukungan, diantaranya:
Melakukan gap analysis untuk membandingkan kondisi saat ini dengan standar ISO yang berlaku. Baca juga soal
pentingnya melakukan gap analysis dalam sistem manajemen.
Membantu revisi dan penyusunan dokumen yang dibutuhkan, seperti SOP, instruksi kerja, hingga menyederhanakan strukur dokumen yang terlalu rumit.
Memberikan pelatihan praktis untuk tim internal agar setiap anggota tim memahami perannya saat audit berlangsung.
Mendampingi selama proses audit, termasuk saat harus menjawab berbagai pertanyaan dari auditor.
Pendampingan audit ini tidak hanya membuat perusahaan lebih siap, tetapi juga akan lebih percaya diri saat menghadapi audit. Persiapan akan jadi lebih terarah dan peluang lolos audit pun semakin besar.
Jadi, sudah sejauh mana kesiapan perusahaanmu? Levner siap menjadi partner terpercaya untuk membantu proses audit perusahaanmu berjalan lancar dari awal hingga akhir.