Kajian Life Cycle Assessment (LCA)

Memahami Dampak Lingkungan dari Produk atau Proses Bisnis Anda

Layanan konsultansi Life Cycle Assessment (LCA) berbasis ISO 14040 & ISO 14044 untuk membantu perusahaan Anda memahami, mengukur, dan mengevaluasi dampak lingkungan dari produk atau proses bisnis. Expert profesional kami siap membantu Anda untuk menemukan solusi yang tepat.

Dipercaya oleh 100+ klien dari Pemerintah, Swasta, dan BUMN di Indonesia

United TractorBridgestonePertamina Hulu EnergiTelkom IndonesiaGGSUMKM Halal HubSucofindoRAKemenperinPT. Pembangunan Sarana PerkasaBRIPT. Wijaya KaryaKwang Cheon Kim ChevronEnvitech PerkasaOtsukaKementrian Investasi BKPM

Informasi Lengkap Tentang
Kajian Life Cycle Assessment (LCA)

Proses Kerja

  1. Penentuan Tujuan dan Ruang Lingkup Kajian : Pelaksanaan kajian Life Cycle Assessment (LCA) dilakukan secara bertahap dan sistematis dengan mengacu pada standar ISO 14040 dan ISO 14044. Proyek diawali dengan tahap penentuan tujuan dan ruang lingkup kajian, di mana kami akan berkoordinasi dengan perusahaan untuk memahami konteks dan kebutuhan bisnis, serta menentukan sistem boundary dan functional unit yang relevan. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk memastikan arah kajian sesuai dengan target keberlanjutan perusahaan, baik itu pengurangan jejak karbon, efisiensi energi, maupun pemenuhan standar ESG atau PROPER KLHK.
  2. Pengumpulan dan Penyusunan Data Life Cycle Inventory (LCI) : Kami melanjutkan dengan tahapan Life Cycle Inventory (LCI) yang berfokus pada pengumpulan dan penyusunan data input-output dari seluruh tahapan siklus hidup produk atau proses. Data yang dikumpulkan meliputi konsumsi bahan baku, penggunaan energi, emisi, limbah, dan aktivitas logistik, baik dari sumber primer (internal perusahaan) maupun sekunder (database LCA seperti Ecoinvent atau GaBi). Data ini kemudian kami olah dan modelkan menggunakan perangkat lunak LCA seperti GaBi atau OpenLCA.
  3. Perhitungan dan Analisis Life Cycle Impact Assessment (LCIA) : Pada tahap Life Cycle Impact Assessment (LCIA), kami mengubah data kuantitatif dari LCI menjadi hasil perhitungan dampak lingkungan menggunakan metode yang sesuai. Kami mengevaluasi berbagai indikator seperti Global Warming Potential (GWP), Acidification Potential (AP), dan Cumulative Energy Demand (CED), dan lainnya untuk mengidentifikasi kontribusi lingkungan dari tiap tahapan proses produksi. Hasil LCIA divisualisasikan untuk memudahkan interpretasi dan pengambilan keputusan.
  4. Interpretasi Hasil dan Penyusunan Rekomendasi : Interpretasi hasil dan penyusunan rekomendasi menjadi tahap penting selanjutnya, di mana kami menganalisis area dengan dampak paling signifikan (hotspot) serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk perbaikan. Rekomendasi ini disesuaikan dengan kondisi aktual perusahaan dan dapat mencakup efisiensi energi, optimalisasi bahan baku, maupun integrasi ke dalam roadmap keberlanjutan.
  5. Penyusunan Laporan : Terakhir, kami menyusun laporan lengkap yang menggambarkan seluruh proses, analisis, dan hasil kajian sesuai dengan format standar ISO. Bila diperlukan, kami juga dapat memfasilitasi proses tinjauan kritis (critical review) oleh pihak independen, terutama jika hasil LCA akan digunakan untuk keperluan eksternal seperti pelaporan publik, audit ESG, atau komunikasi dengan pemangku kepentingan. Seluruh proses dilaksanakan secara kolaboratif bersama tim perusahaan, dengan komitmen untuk menghasilkan kajian LCA yang kredibel, aplikatif, dan relevan secara strategis.
1

Durasi proyek tergantung pada kompleksitas sistem yang dikaji dan ketersediaan data dari perusahaan. Secara umum, kajian LCA dapat diselesaikan dalam waktu 6–10 minggu, dengan rincian mulai dari penentuan ruang lingkup, pengumpulan dan analisis data, interpretasi hasil, hingga penyusunan laporan. Kami juga bekerja secara kolaboratif dengan tim Anda agar proses berjalan efisien dan transparan.

2

Ya. Kajian LCA yang kami lakukan mengikuti standar ISO 14040 & 14044, dan hasilnya dapat digunakan sebagai bagian dari laporan ESG (misalnya untuk GRI 305 - Emissions) dan sebagai bukti untuk penilaian PROPER KLHK atau untuk memenuhi kewajiban pelaporan keberlanjutan kepada pemangku kepentingan seperti regulator, investor, maupun mitra Anda.

3

Secara umum, Anda akan diminta untuk menyediakan data operasional seperti:
- Konsumsi bahan baku, energi, dan air
- Data proses produksi (per batch atau per produk)
- Emisi ke udara, air, dan limbah padat
- Aktivitas logistik (transportasi bahan baku & produk)
- Data penggunaan produk (jika relevan) dan pembuangan akhir
Jangan khawatir jika data belum lengkap—kami akan membantu Anda mengidentifikasi data yang paling penting dan menyusunnya agar sesuai untuk dianalisis.

Prinsip Kerja

  1. Siklus Hidup Menyeluruh – Penilaian dilakukan dari hulu ke hilir, untuk mencegah pergeseran dampak dan memahami interaksi kompleks antar tahapan dalam sistem.
  2. Keakuratan dan Transparansi Ilmiah – Semua data, metode, dan asumsi dijelaskan secara terbuka dan dapat diverifikasi, agar kajian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
  3. Kontekstual dan Relevan untuk Pengambilan Keputusan – LCA bukan sekadar perhitungan, tetapi harus menghasilkan wawasan strategis yang dapat membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Outcomes

Dengan LCA, perusahaan Anda akan mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang dampak lingkungan produk dan peluang perbaikan yang dapat meningkatkan keberlanjutan operasional:

  1. Evaluasi yang jelas tentang dampak lingkungan sepanjang siklus hidup produk.
  2. Rekomendasi pengurangan dampak yang aplikatif dan berbasis data.
  3. Peningkatan efisiensi dan pengelolaan sumber daya yang lebih baik.
  4. Laporan LCA yang memenuhi standar ISO 14040 & 14044, mendukung pengambilan keputusan yang lebih berkelanjutan.

Glosarium

Istilah penting dalam Life Cycle Assessment (LCA):

  1. ISO 14040 & ISO 14044: Standar internasional untuk Life Cycle Assessment yang mengatur prinsip dan pedoman untuk penilaian dampak lingkungan.
  2. Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle): Seluruh tahapan yang dilalui oleh produk, dari produksi bahan baku, pengolahan, distribusi, penggunaan, hingga pembuangan.
  3. Ekonomi Sirkular: Pendekatan di mana limbah dianggap sebagai sumber daya yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Success Stories Dari Klien Kami

Laporan hasil monitoring yang disusun oleh tenaga ahli dituliskan secara rinci dan detail. Dalam presentasi hasil Monev pun tenaga ahli sangat komunikatif untuk menyampaikan data-data riil di lapangan

Selama pendampingan kami merasa sangat amat terbantu, tenaga ahli yang disediakan pun sangat kompeten dan detail. Timeline yang jelas dan terarah juga sangat membantu kami untuk mapping pekerjaan supaya lebih terarah dan tercover semua. Selain itu, penjelasan yang disampaikan oleh pihak konsultan juga sangat mudah dipahami. Penekanan sebab-akibat membuat saya dan tim memahami sistem sampai ke akar dan bisa menerapkan implementasi dengan lebih maksimal.

Saya sangat senang Levner dapat menjadi bagian dari transformasi PT Remala Abadi menuju pencapaian yang lebih tinggi.

“Tim Levner telah mendampingi dengan sabar dan memberikan arahan yang jelas meski terdapat beberapa kesalahan dalam tahap persiapan yang kami (tim UMKM) lakukan. Terima kasih kepada Tim Levner yang telah membantu tercapainya sertifikasi HACCP dalam batasan waktu yang sangat singkat.”

Keunggulan Levner dalam Layanan Life Cycle Assessment (LCA)

Pendekatan Berbasis Data yang Mendalam

Levner mengandalkan data yang akurat dan teknologi analisis untuk memberikan wawasan yang tepat dalam mengukur dampak lingkungan dan merancang solusi perbaikan.

Standar Internasional & Kepatuhan Regulasi

Proses LCA yang kami lakukan mengikuti standar ISO 14040 & 14044, memastikan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dan memenuhi persyaratan regulasi internasional.

Fokus pada Pengurangan Dampak dan Keberlanjutan

Solusi kami berfokus pada pengurangan dampak lingkungan dengan cara yang efisien dan berkelanjutan, mengoptimalkan sumber daya sambil mengurangi limbah.

Implementasi Praktis yang Dapat Dijalankan

LCA Levner tidak hanya memberi rekomendasi teoretis, tetapi juga solusi praktis yang bisa langsung diimplementasikan untuk meningkatkan keberlanjutan operasional perusahaan.

Fast Growth

Since 2021

Project Delivered

104+

International Projects

3+ Projects

Client Served

100+ Clients

Project Distribution

15 Provinces
Levner Consulting - Expert

Siap Meningkatkan Kredibilitas Bisnis Anda Melalui Kajian Life Cycle Assessment (LCA)

Hubungi kami hari ini dan dapatkan panduan dari konsultan berpengalaman di bidang ESG dan pelaporan