Dipercaya oleh 100+ klien dari Pemerintah, Swasta, dan BUMN di Indonesia
















Dengan pendekatan framework yang jelas, akan lebih mudah untuk bergerak mengambil tindakan selanjutnya:
1. Business-Driven Financial Analysis
Memastikan financial projection dibangun berdasarkan strategi dan kebutuhan bisnis, bukan hanya angka historis.
2. Integrated Financial Modeling
Menghubungkan revenue, cost, investasi, cash flow, dan faktor operasional dalam satu model yang terintegrasi.
3. Scenario-Based Decision Making
Membantu manajemen memahami berbagai kemungkinan bisnis melalui analisis skenario dan sensitivitas.
4. Actionable Recommendation
Memberikan insight strategis yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Pendekatan Levner dalam Business Financial Planning & Projection dilakukan melalui tahapan berikut:
1. Initial Assessment
Memahami strategi bisnis, tujuan perusahaan, kondisi keuangan historis, dan ruang lingkup penyusunan financial projection.
2. Financial Review
Menganalisis historical performance, revenue driver, cost structure, profitability, CAPEX, working capital, dan kebutuhan pendanaan.
3. Financial Projection Development
Menyusun proyeksi laporan laba rugi, neraca, arus kas, investasi, dan berbagai skenario bisnis.
4. Validation & Recommendation
Melakukan consistency check, sensitivity analysis, serta menyusun rekomendasi strategis untuk mendukung keputusan manajemen.
Financial model dibangun berdasarkan strategi dan arah bisnis perusahaan.
Menghubungkan aspek operasional, investasi, dan finansial dalam satu pendekatan.
Memberikan analisis yang dapat digunakan langsung oleh manajemen.
Membantu perusahaan memahami berbagai kemungkinan bisnis sebelum mengambil keputusan.
Pendampingan mulai dari assessment hingga finalisasi financial projection.
Fast Growth
Project Delivered
International Projects
Client Served
Project Distribution

Hubungi kami hari ini dan dapatkan panduan dari konsultan berpengalaman. Konsultasi pertama gratis — tanpa komitmen jangka panjang.