Proses Kerja
1. Kick Off Meeting: Pertemuan awal untuk membentuk tim proyek, menetapkan tujuan, dan merancang rencana kerja.
2. Gap Assessment: Melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi saat ini dengan persyaratan ISO 45001 dan SMK3.
3. Top Management Briefing: Memberikan pemahaman kepada manajemen puncak mengenai pentingnya dan manfaat implementasi ISO 45001 dan SMK3.
4. Training Awareness: Melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran karyawan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja serta persyaratan ISO 45001 dan SMK3.
5. Penyusunan Dokumen: Mengembangkan dokumen sistem manajemen K3, termasuk kebijakan, prosedur, instruksi kerja, dan formulir yang diperlukan.
6. Implementasi: Menerapkan kebijakan dan prosedur yang telah disusun dalam operasional sehari-hari.
7. Audit Internal: Melakukan audit internal untuk mengevaluasi kesesuaian dan efektivitas sistem manajemen K3 yang telah diterapkan.
8. Tinjauan Manajemen: Mengadakan tinjauan manajemen untuk menilai kinerja sistem dan menentukan tindakan perbaikan atau peningkatan yang diperlukan.
9. Pendampingan Audit Eksternal: Mendampingi organisasi selama proses audit sertifikasi oleh badan sertifikasi independen dan membantu dalam menangani temuan audit.
10. Tindakan Perbaikan: Menyelesaikan tindakan perbaikan berdasarkan temuan audit internal dan eksternal untuk memastikan kesesuaian dan peningkatan berkelanjutan sistem manajemen K3.