Apa Itu ISO 27001?
Sebelum membahas lebih dalam terkait urgensi upgrade dan tantangan implementasi ISO 27001:2022, ada baiknya kita memahami apa itu ISO 27001. Standar apa yang sebenarnya dibahas dan mengapa sertifikasi ini penting untuk keamanan informasi perusahaan.
ISO 27001 merupakan standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI). Tujuan penerapan standar ini untuk membantu melindungi data sensitif dari risiko yang tidak hanya dapat merugikan perusahaan, tetapi juga konsumen. Contohnya seperti kebocoran, peretasan, kehilangan data, hingga penyalahgunaan akses. Dengan menerapkan ISO 27001 ini, perusahaan dapat mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan berbagai ancaman informasi.
Perusahaan yang telah memiliki sertifikasi ISO 27001 membuktikan bahwa mereka telah menerapkan pendekatan sistematis dan berkelanjutan untuk menjaga keamanan informasi. Terlebih lagi, di era digital yang semakin canggih, standar ISO 27001 atau SMKI ini bukan lagi berbicara soal pilihan, melainkan sebuah keharusan. Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis perusahaan untuk menjaga kepercayaan klien, reputasi perusahaan, dan keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang.
Apa Perbedaan ISO 27001:2013 dan ISO 27001:2022?
⭐ Jumlah Kontrol Keamanan Annex A
Jumlah kontrol pada versi terbaru disederhanakan menjadi 93. Hal ini disebabkan karena beberapa kontrol di versi sebelumnya ada yang digabung, diperbarui, atau dihapus. Tujuannya agar standar ISO 27001:2022 lebih sesuai dengan tantangan keamanan informasi masa kini. Meskipun demikian, pembaruan tersebut sudah termasuk dengan 11 kontrol keamanan baru, 24 penggabungan kontrol, dan 58 kontrol keamanan yang diperbarui.Lalu, apa saja 11 kontrol baru pada ISO 27001:2022?
- A.5.7 (Threat Intelligence)
- A.5.23 (Information Security for Cloud Services)
- A.5.30 (ICT Readiness for Business Continuity)
- A.7.4 (Physical Security Monitoring)
- A.8.9 (Configuration Management)
- A.8.10 (Information Deletion)
- A.8.11 (Data Masking)
- A.8.12 (Data Leakage Prevention)
- A.8.16 (Monitoring Activities)
- A.8.23 (Web Filtering)
- A.8.28 (Secure Coding)
- Annex A.5 (Kontrol Organisasi)
- Annex A.6 (Kontrol Orang)
- Annex A.7 (Kontrol Fisik)
- Annex A.8 (Kontrol Teknologi)
Untuk membantu Anda memahami perbedaannya secara visual, berikut infografis yang merangkum poin-poin penting perubahan ISO 27001 versi terbaru:
Apa Risiko Nyata yang Dihadapi Perusahaan Jika Tidak Upgrade ISO 27001:2022?
Per 31 Oktober 2025, seluruh sertifikat ISO 27001:2013 akan dicabut dan tidak lagi diakui oleh badan sertifikasi—meskipun masa berlakunya di dokumen belum habis. Artinya, sertifikasi versi lama akan dianggap tidak sah setelah tenggat ini.
1. Sertifikat ISO 27001:2013 Anda akan dicabut secara otomatis
2. Organisasi dianggap tidak lagi tersertifikasi sistem keamanan informasi
3. Menurunkan kepercayaan klien dan mitra bisnis dalam hal komitmen keamanan
4. Potensi pengaruh negatif terhadap reputasi dan kepatuhan regulasi
5. Berisiko gagal lolos tender, audit rekanan, atau perpanjangan kontrak kerja sama
Upgrade ISO 27001:2022 mencerminkan standar keamanan yang lebih mutakhir dan adaptif terhadap ancaman dunia digital saat ini. Bertahan di versi lama justru menunjukkan bahwa sistem keamanan informasi Anda stagnan dan berisiko tertinggal.
Apa Saja Tantangan dalam Menerapkan ISO Versi Terbaru, dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
Berikut beberapa tantangan utama yang sering dihadapi perusahaan saat bertransisi dari ISO 27001:2013 ke versi 27001:2022:
- Mapping Annex A yang Tidak Sederhana
- Revisi Dokumen dan Struktur ISMS
- Kurangnya Awareness dan Pelibatan Tim Internal
- Adaptasi terhadap Risiko & Konteks Baru
- Deadline Semakin Dekat
Tenggat waktu 31 Oktober 2025 sudah semakin dekat. Upgrade ke ISO 27001:2022 bukan proses instan—mulai dari gap analysis, revisi dokumen, implementasi kontrol, hingga audit ulang. Jika terlalu lama ditunda, organisasi berisiko kehabisan waktu, apalagi jika baru mulai menjelang deadline. Baca juga Pentingnya Gap Analysis sebelum Sertifikasi ISO
Migrasi ISO 27001:2022 Tidak Lagi Ribet, Asal Didampingi Konsultan Profesional
✅Meningkatkan Peluang Sukses Audit Ulang. Dengan dukungan konsultan, organisasi dapat meningkatkan kesiapan audit ulang, mulai dari gap analysis hingga simulasi. Dengan demikian, organisasi lebih siap saat proses sertifikasi.
Baca lebih lanjut artikel kami terkait persiapan audit surveillance ISO.
Siapkah Organisasi Anda Upgrade ke ISO 27001:2022?
Batas waktu upgrade ISO 27001:2022 sebentar lagi! Ini merupakan momen penting untuk organisasi Anda untuk memastikan sistem keamanan informasi yang tetap relevan, kredibel, dan diakui secara internasional.
Levner hadir sebagai solusi untuk organisasi Anda yang ingin melakukan migrasi ISO 27001:2013 ke versi terbaru. Dengan pengalaman pendampingan sertifikasi ISO >10 tahun, tim konsultan Levner siap membantu organisasi Anda. Mulai dari gap assessment, dokumentasi, hingga pendampingan audit ulang. Explore selengkapnya layanan ISO 27001 kami disini.
Konsultasikan segera kebutuhan upgrade ISO Anda bersama tim Levner!


