Dipercaya oleh 100+ klien dari Pemerintah, Swasta, dan BUMN di Indonesia
















Pendekatan Levner mengacu pada kerangka Module Maturity Framework, di mana sistem tidak hanya dibangun untuk berjalan, tetapi memiliki struktur untuk berkembang.
Hasil implementasi akan berbeda tergantung kondisi awal organisasi, namun secara umum mencakup:
Untuk membantu pemahaman Anda, berikut istilah umum dalam transformasi operasional berbasis data dan sistem:
Fase utama implementasi berlangsung sekitar ±5 minggu hingga sistem siap digunakan, dengan fase lanjutan untuk evaluasi dan pengembangan.
Terdapat fase monitoring awal pasca implementasi untuk memastikan sistem berjalan dan dapat digunakan dengan baik.
Biaya bergantung pada kompleksitas proses, jumlah platform yang diintegrasikan, dan jumlah divisi yang terlibat.Kami memulai setiap engagement dengan gap assessment (1 minggu) sebelum memberikan proposal detail. Konsultasi awal kami lakukan secara gratis.
Levner bukan hanya implementor software —kami adalah konsultan operasional yang memastikan proses, struktur data, dan cara kerja sudah tepat sebelum tools dipilih, lalu mengimplementasikan dan mengoptimasi sistem tersebut, termasuk yang sudah berjalan.
Bedanya dengan vendor atau reseller platform: kami tidak terikat pada satu tools. Kami memilih, mengimplementasikan, dan terus mengoptimasi yang paling sesuai untuk kebutuhan operasional bisnis Anda.
Tidak. Pendekatan kami adalah platform-agnostic —kami bekerja di atas sistem yang sudah ada, bukan mengganti semuanya.
Kami memetakan sistem yang sudah digunakan, mengidentifikasi di mana data tidak terhubung, lalu merancang struktur integrasi. Platform yang sering digunakan: Lark, Google Workspace, Odoo, dan custom API —dipilih berdasarkan kebutuhan, bukan preferensi vendor.
Hasil yang kami targetkan: struktur data lebih terpusat (single source of truth), alur kerja terdokumentasi dan bisa dipantau, pengurangan proses manual pada titik-titik kritis, dan dashboard KPI untuk pengambilan keputusan berbasis data.
Hasil spesifik bergantung pada kondisi awal —itulah mengapa kami selalu mulai dengan gap assessment sebelum berkomitmen pada scope.
metodologi proprietary Levner, bukan sekadar implementasi. Sistem dibangun untuk berkembang dan self-governing secara bertahap.
Tidak bergantung pada satu tools — platform dipilih berdasarkan kebutuhan operasional.
Mulai dari assessment, development, hingga enablement tim.
Sistem dirancang untuk benar-benar digunakan dalam operasional, bukan hanya selesai di tahap pembangunan.
Sistem disusun agar dapat dievaluasi dan dikembangkan secara bertahap melalui governance.
Levner telah mendampingi lebih dari 100 perusahaan di 15 provinsi Indonesia — mulai dari perusahaan manufaktur dan BUMN yang membutuhkan single source of truth data operasional, hingga perusahaan konstruksi dan energi yang ingin mengotomasi alur persetujuan dan pelaporan. Dengan lebih dari 104 project terselesaikan termasuk 3 proyek internasional, kami berbasis di Depok dan melayani klien di seluruh Jabodetabek.
Fast Growth
Project Delivered
International Projects
Client Served
Project Distribution

Hubungi kami hari ini dan dapatkan panduan dari konsultan berpengalaman di bidang transformasi operasional dan integrasi data perusahaan.