Prinsip Kerja
Levner menerapkan pendekatan sistematis untuk membantu perusahaan mengelola bahaya dan risiko K3, membangun kompetensi personel, serta memastikan sistem berjalan sesuai kebutuhan operasional.
1. Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko
Membantu perusahaan mengidentifikasi sumber bahaya, menilai risiko K3, dan menentukan prioritas pengendalian berdasarkan kondisi operasional.
2. Pengendalian Risiko Berbasis Hierarki
Mendorong penerapan pengendalian sesuai hierarki, mulai dari eliminasi bahaya, substitusi, pengendalian rekayasa, pengendalian administratif, hingga penggunaan alat pelindung diri (APD).
3. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja
Mendukung penetapan tanggung jawab manajemen, konsultasi dan partisipasi pekerja, serta peningkatan kesadaran terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.
4. Pengendalian Operasional dan Kompetensi
Membantu perusahaan menetapkan prosedur kerja aman, meningkatkan kompetensi personel, dan mengelola risiko K3 dalam aktivitas rutin maupun nonrutin.
5. Pemantauan Kinerja dan Audit Internal
Membangun mekanisme pemantauan, evaluasi kepatuhan, audit internal, dan tindak lanjut ketidaksesuaian untuk menilai efektivitas sistem.
6. Tinjauan Manajemen dan Perbaikan Berkelanjutan
Mendorong evaluasi berkala terhadap kinerja K3, insiden, hasil audit, dan efektivitas tindakan perbaikan sebagai dasar peningkatan sistem.